4/28/2009

Miracle of Asmaul Husna (chapter 1)

Asmaul Husna, siapa yang tak mengenal asma Allah yang indah ini? (hayo ngaku...! )
Asmaul Husna adalah nama-nama Allah yang jumlahnya ada 99. Cuma itu?
Weits, masih ada lagi. Konon, Asmaul Husna itu memiliki keajaiban yang luar biasa dan dengan menghafalnya bisa mendapatkan surga. Masa sih? Wah ini bukan sembarangan berkata-kata nih karena di dalam hadist disebutkan bahwa "Allah SWT mempunyai 99 nama, siapa saja yang menghafal (mengaplikasikannya), surgalah imbalan baginya" (HR. Imam Tirmidzi dan Abu Hurairah ra). Kalau sudah ada dalil naqlinya begini apa masih mau gag percaya juga?
Mmm...well, baiklah kalau rekan pembaca masih kurang percaya dengan keajaiban Asmaul Husna saya akan mencoba menjelaskannya. Tapi, saya tidak mau menjelaskannya secara teori. Saya lebih suka memaparkan kisah nyata tentang keajaiban 99 asma Allah ini (supaya lebih gamblang, lebih mudah diserap maknanya, jadi saya nggak dipanggil astuti=asli tukang tipu, huh!)

Cerita ini tentang kisah seorang anak yang begitu percaya dengan asmaul husna ini dan mengalami sebuah kejadian luar biasa setelah menghayati kandungan Asmaul Husna.

Alkisah, pada akhir bulan maret 2008, detik-detik menjelang ujian nasional berlangsung(terlalu mendramatisir), seorang ayah yang jarang sakit tiba-tiba harus dilarikan ke rumah sakit. mawar (sebut saja namanya begitu, kayak inisial korban pe*******an aja ^,^;) kala itu belum tahu bahwa ayahnya masuk ruang ICU. ia dibohongi habis-habisan oleh kakaknya bahwa ayahnya baik-baik saja, hanya tekanan darahnya meninggi, dan oleh kakaknya dia dijanjikan akan diajak ke rumah sakit jika dia telah menyelesaikan latihan ujian di sekolahnya. sayangnya, mawar bukanlah anak yang dengan mudah dibohongi. dia menyusun rencana untuk sore itu juga. dia mengajak adiknya kabur dari rumah untuk bergegas melihat kondisi terakhir ayahnya.
dahsyat! saat dia baru memasuki jalan raya, hujan deras menyambutnya dengan kejam. langit menjerit dengan keras tiap kali kilat usai melampiaskan amarahnya dengan memamerkan kilatan cahayanya yang berbahaya. hari itu, bukanlah hujan yang seperti biasanya. banjir. ups! di tengah perjalanan, di kawasan palur (itu adalah daerah yang berada di sebelah timur jembatan bengawan solo), banjir menggenangi jalanan aspal. mawar yang belum pernah mengalami kejadian seperti ini semula ingin menyerah dan berencana kembali pulang. tapi dia sudah sejauh itu. akhirnya dia memutuskan untuk melanjutkan perjalanan. dia meyakinkan adiknya yang resah membonceng di belakangnya bahwa mereka akan sampai di rumah sakit secepatnya. dengan nekat dan tahu bahwa jika gagal melewati jalanan itu motornya akan macet karena mesinnya bisa saja kemasukan air karena ketinggian air yang lumayan mampu merendam mesin kendaraan bermotor yang melintas di jalan itu, mawar menerjang lautan air di depannya dengan sekuat tenaga. dan...dia sambil berdoa. membayangkan wajah ayahnya yang saat itu entah seperti apa keadaannya, dia melantunkan asma Allah yang sering didengarnya di rumah. yah, ayahnya hampir tiap hari menyetel alunan asmaul husna itu. sesekali air matanya menetes karena teringat ayahnya dan terus berkonsentrasi melewaati genangan air. berhasil!
mawar telah berhasil melewati jalanan penuh air itu. sulit dipercaya. bahkan selama dia berjuang melewati genangan itu, beberapa kali dia mendapati pemandangan motor dan mobil mogok karena kalah dengan aliran air yang menjajah mesinnya. tak terlintas di benak mawar apa jadinya jika dia yang mengalami pemandangan itu. dia terus konsentrasi kepada ayahnya. anak itu melanjutkan perjalanan dengan masih mengucapkan asma-asma Allah...
sisa perjalanan itu tidaklah memberikan tantangan berarti bagi mawar. alhamdulillah dia berhasil tiba di rumah sakit dengan perasaan lega. anak itu tak mengetahui bahwa sejak kepergiaanya dari rumah telah membuat semua orang sangat khawatir. kakak, tante, om, dan semua elemen keluarga hendak menyusulnya tapi tak kuasa bertindak karena hujan benar-benar lebat dan tahu kemungkinan terburuk yang terjadi jika mereka melakukan itu karena hujan waktu itu bukanlah hujan biasa tapi boleh dikategorikan sebagai sebuah badai.
saat tiba di parkiran rumah sakit, dia langsung menelepon keluarganya yang ada di rumah bahwa dia baik-baik saja dan telah tiba di rumah sakit dengan selamat. dengan senyum kemenangan atas upayanya melarikan diri sore itu, dia melangkahkan kaki memasuki gedung rumah sakit yang di dalamnya telah menanti sebuah kejutan yang belum pernah mawar dapati seumur hidupnya...

to be continue...

NDP
<^.^>

4/15/2009

tips : naik kereta api tut...tut...tut...!

kisah perjalanan pulang-pergi bandung-karanganyar dengan memanfaatkan jasa transportasi kereta api bisnis lodaya malam menggelitik tangan ini untuk berbagi sedikit tips bagi rekan-rekan yang hendak atau sering mengadakan perjalanan serupa seperti saya.
simak tips berkereta a la NDP berikut ini:
  • packing->mengepak barang yang hendak dibawa adalah penting (jangan lupa oleh2 buat keluarga klo mau mudik ke kampung halaman dan jangan pura2 lupa membawa STNK motor/mobil papi, perhiasan mami, atau baju brother/sister klo mau balik ke perantauan.hehehe...)
  • making simple security->membuat proteksi terhadap keamanan barang berharga sangat penting dilakukan apalagi jika akan bepergian. jadi, pastikan uang, ktp, ktm, sim, kartu atm, de el el dalam PW (posisi wuaman) dari jangkauan tangan2 tak diundang. trik khusus : pakai celana kolor yang berkantong dan simpan barang berharga di dalamnya, lapisi celana kolor anda dengan busana pantas pakai untuk bepergian (ex:celana jeans, rok, de ele el ^,^V)
  • checking the ticket->cek tiket kereta dan posisikan dalam keadaan terjangkau oleh tangan supaya saat pak kondektur sepur kelak ingin mengeceknya tidak harus merogoh-rogoh, mencari-cari keberadaan tiket yang telah dibeli dengan jeri payah dan penuh perjuangan finansial
  • wearing suitable clothes->kenakan pakaian yang sederhana dan memenuhi kaidah yang telah ditetapkan. artinya, jangan memakai baju yang terlalu fulgar karena akan memancing perhatian(artis kaleee) dan jangan memakai baju yang terlalu tertutup karena akan mengundang kecurigaan publik(awas copet!)
  • go to station->jangan berangkat ke stasiun dalam keadaan waktu mepet atau akan ketinggalan kereta. lebih baik berangkat lebih awal. anda bisa melakukan banyak hal sembari menunggu kereta berangkat, a.l. : cari makan, sholat, chatting, sms-an, fesbuk-an, atau alangkah lebih mulia jika dimanfaatkan untuk mengaji atau mendengarkan muratal-an
  • on the train->letakkan tas anda secara adil(tas yang buesar ditaruh di tempat barang yang biasanya ada di atas, tas kecil dipeluk atau bisa dimanfaatkan sebagai bantal) ; berlakulah sopan dan jangan mencurigakan...; bersabar dengan berbagai godaan(tawaran para penjaja makanan) dan cobaan(tangisan anak2 yang meresahkan tidur anda di dalam kereta); manfaatkan waktu dengan baik selama perjalanan(ngemil, membaca, atau tidur); note: social engineering di perjalanan sangat penting untuk menghindari hal2 yang tidak diinginkan (ex: berpura-pura bukan mahasiswa universitas terkenal, kalau mendapati hal baru berpura-puralah seolah-olah tahu biar gag kliatan aslinya, katroknya gitu.hihihi....aku banged)
tips2 sederhana dan cerdas tersebut dapat dipraktikan dengan mudah dan murah. jika anda meragukan ke-valid-an tips di atas dapat, langsung praktekan saja dan rasakan manfaatnya...
namun, saya tidak menjamin 100% berhasil jika anda tidak mempraktekannya disertai dengan doa dan keikhlasan =)
SELAMAT MENCOBA, SEMOGA BERMANFAAT, SELAMAT SAMPAI TUJUAN...amin!

NDP
<^.^>

Javanese vs Japanese

wah, ternyata mengenal beragam bahasa membuat kita semakin kaya (kaya info tentunya)
kali ini saya akan mengulik sekelumit perbandingan antara orang jepang ma jawa. Kenapa harus jepang dan jawa? karena setelah melakukan pengamatan, perabaan, dan penerawangan (kek ngecek duit palsu nie) ada beberapa kekontrasan yang menarik untuk dijadikan objek kajian dan perenungan, terutama bagi yang merasa tersentuh hatinya setelah membaca tulisan ini (maksudnya saya sendiri gitu).
jadi begini, hasil studi banding saya tentang dua budaya beda pulau ini adalah sebagai berikut:

Javanese njlimet di lisan, Japanese blibet di tulisan
seorang javanese yang baik harus memperhatikan usia, pangkat, derajat, gelar, dan (embel2 lainnya) terhadap lawan bicara. beda strata beda klasifikasi bahasa. misalnya jika saya berhadapan dengan simbah (kakek/nenek), saya harus menggunakan basa krama alus dan sedikit jaim. tapi kalo cuma ingin ngomong ma rekan sebaya, pakai basa ngoko saja yang lebih nyantet eh nyantai maksudnya. beda dengan japanese. mereka harus memperhatikan langkah penulisan huruf. belum lagi ada tiga jenis huruf yang harus dikuasai, yakni hiragana, katakana, dan kanji. hiragana untuk menulis kata2 asli jepang, katakana untuk kata2 asing dan serapan, kanji adalah huruf yang mirip tulisan orang china. ck...ck...ck...pake hufuf ABC aja udah bisa buat nulis bahasa inggris, bahasa indonesia, bahasa melayu, de el el...

Javanese suka dipuji, Japanese suka memuji
haiah, yang ini memang relatif bagi tiap orang. depend on the person. tapi survei membuktikan secara umum memang beginilah faktanya...orang jawa akan bungah jika mendapat pujian, sanjungan, dan sejenisnya. sebaliknya, orang jepang gemar memberikan pujian. entah untuk memuji kinerja orang lain, barang, dan semua hal yang bisa dipuji lah...jadi, menurut saya ada baiknya pernikahan bastar antara orang jawa dan jepang digalakkan untuk keharmonisan. hehehe, kan yang satu suka memuji dan yang satu suka dipuji. ada umpan balik yang positip gitu untuk mencegah tsunami (tsuami kena amukan istri).

Javanese say "alon2 waton klakon", Japanese say "romusa, romusa"
ini dia bagian yang menurut saya perlu dihayati...umumnya, orang jawa itu suka ngaret dan nyantai (ingin bukti? hehehe saya ini salah satunya...). sementara orang jepang itu suka banget kerja, kerja, dan kerja. mungkin orang jawa jadi ngaret karena dulu pernah dijajah jepang dan dituntut untuk kerja paksa. trus jepang pergi dari indonesia, orang jawa melampiaskan rasa capeknya dengan bersantai sejenak tapi keterusan sampai sekarang...<^.^>

Javanese suka "KB", Japanese suka KB
lho? apa bedanya?
ada dung..."KB" means Keluarga Besar. ya, itulah orang jawa. dengan mottonya banyak anak banyak rejeki telah menuntun suku ini sebagai suku yang produktif...=)
kalo di jepang, KB merupakan Keluarga Berencana. orang jepang lebih suka menunda memiliki anak karena mereka terlalu sibuk bekerja (tapi bukan berarti juga suka menunda hasrat untuk membuat anak, wkwkwkwk).

nah, sodara-sodara itulah Javanese dan Japanese. masing2 punya ciri khas yang ternyata saling berlawanan...mungkin itu baru 4 dari sekian banyak pertentangan ciri khas budaya yang dimiliki oleh dua suku ini. atau Anda mau menambahkan?

NDP
<^.^>

4/01/2009

first comment for special moment

ahahay...
moshi-moshi!
saya kembali...
membuat blog baru lagi...
kali ini bukan untuk eksperimen usil-usilan, bukan toek mendapatkan nilai A untuk mata kuliah prokom ^,^;..., atau cuma menjalankan perintah aslab praktikum internet yang pernah memberi pe-er untuk membuat blog (dan sampai terkantuk-kantuk saya membuat tapi terbengkalai begitu saja karena lupa password buat login)
jadi, lebih tepatnya tak ada motiv tertentu di balik pembuatan blog ini.
NIKMATi saja apapUN yang ada di blog ini karena membacanya (baik sengaja maupun tidak) tak akan ada ruginya atau berdosa (malah berpahala lho...!)

Dan...saya ucapkan SELAMAT!
Anda telah berpartisipasi menjadi saksi perjalanan seorang anak manusia yang sedang mencari cin**, arti hidup, kedewasaan, cita-cita, mimpi, dan sebagainya...

*)NB:
bagi yang ingin mengirim kritik, saran, ocehan, cemoohan, omelan, uneg-uneg, (atau apalah itu) sok aja atuh...