5/24/2009

setelah piala sudirman usai...

indonesia...
siapa yang tak bergidik jika mendengar kata ini disebut di perhelatan akbar bulu tangkis tingkat internasional. di bayangan para rival dari negara2 di dunia mungkin sudah terbayang-bayang wajah-wajah pemain indonesia yang siap menyabet semua nomor di tiap pertandingan.
namun, sayangnya rasanya anggapan yang seperti itu untuk saat ini berangsur-angsur pudar. walaupun hingga saat ini indonesia masih sering dinobatkan sebagai unggulan kedua di bawah china pada hampir setiap ada kejuaraan bulu tangkis internasional, kekuatan indonesia tidak segentar di era tahun 90-an. apa buktinya? sekarang, coba kita tanya pada hati nurani kita saat tim indonesia mulai berlaga. apakah anda memiliki 100% keyakinan bahwa tim kita akan menang? mungkin awalnya iya, seperti saya. saya selalu berupaya positif thinking untuk tim indonesia tiap akan mengikuti kejuaraan. tapi di tengah jalan, entah apa, ada sesuatu yang membuat semangat untuk mendukung itu sedikit melemah. ini berbeda saat angkatan om candra wijaya, om hendrawan, om tri kus, dkk berada di puncak karir. tak perlu banyak was-was, hingga akhir pertandingan pun saya selalu optimis menang...coba bandingkan dengan event piala sudirman kemarin. indonesia berada di posisi unggulan kedua setelah china. ini berarti kesempatan untuk menjadi penggondol piala sangat besar dan bisa dijadikan penyemangat bagi para pebulu tangkis kita. sayang, berjuta-juta sayang, fakta berkata lain...tim kita tersingkir dan gagal untuk mengembalikan piala itu ke tanah air. padahal indonesia berada di unggulan kedua...oh...so sad...
ada apa dengan tim indonesia saat ini? semoga baik-baik saja dan mungkin sedang mencari pola berevolusi untuk menjadi sebuah tim yang lebih dahsyat dibanding era tante susi susanti cs dan siap menggebrak dunia...dan catatan ini tidak untuk membandingkan antar generasi tim bulu tangkis indonesia. saya hanya ingin memberi semangat bagi tim indonesia dengan cara saya dan semoga doa saya bagi dunia perbulu tangkisan indonesia tidak seperti kurva eksponen yang melambat setelah mencapi klimaks.amien.
bravo bulu tangkis indonesia.
ganbatte!!!