4/21/2010

Bosan sarapan dengan nasi? Ini cara mengakalinya!

Ikuti petunjuk berikut!
Sediakan : roti tawar, susu kental manis full cream, kacang hijau, daun pandan, kelapa, garam, gula pasir, tepung maizena sedikit saja, air
Siapkan : kompor, panci, baskom, parutan, saringan, sendok, mangkok

Lakukan langkah2 berikut!
- Rendam kacang hijau sebelum tidur malam supaya hasil rebusannya maksimal.
- Keesokan harinya, rebus kacang hijau bersama secuil daun pandan. Jika sudah mendidih masukkan gula pasir. Biarkan sampai kacang hijaunya empuk. Jika sudah empuk dan hendak diangkat diangkat dari kompor, masukkan larutan maizena (tepung maizena+air) ke dalam kacang hijau lalu aduk sampai rata.
- Sambil merebus kacang hijau, parut kelapa lalu buat santan dari parutan kelapa tersebut, pakai air hangat waktu menyaring supaya efisien tidak perlu merebus santannya. Tambahkan sedikit garam supaya rasa santannya mantap.
- Jika kacang hijau sudah empuk dan santannya sudah siap, sajikan kacang hijaunya dengan guyuran santan. Supaya lebih kenyang, tambah dengan roti tawar. Nah, kalau ingin 2 in 1, ganti santan dengan susu kental manis full cream. Jadi, minum susunya sambil makan bubur. Menghemat waktu kan? h0h0h0h0h0...

Makanan alternatif ini dijamin mengenyangkan dan menyehatkan lho...Makanan ini adalah menu favorit saya selama kuliah di Bandung. Di rumah juga saya doyan beli atau bikin bubur kacang hijau ini. Tidak hanya untuk sarapan, tapi juga untuk camilan. hehe. Maknyus lah pokonya! ^_^V
Selamat mencoba...

Bubur Ingus a.k.a Jenang Umbel (Javanese version) h0h0h0h0h0

Siapa yang tidak tahu ingus? Hayo ngaku! Yang belum tahu berarti masih ingusan alias di bawah umur alias masih cupu (lucu punya, hehe). Pasti denger kata ingus udah pada jijik deh, terbayang lendir berwarna hijau kental yang mengalir di lubang hidung. Hiiiiiiiiiiiiiiii...hueks! Tapi kalo ingus yang ini beda lho. Warnanya coklat rasanya yummy, walaupun strukturnya memang hampir mirip dengan ingus yang diproduksi pabrik hidung. Bubur Ingus ini diproduksi di dapur dan sangat mudah cara membuatnya.


Mari kita membuat BUBUR INGUS ^_^

Bahan:
- tepung pati garut (biasanya sih untuk mendapatkannya pesen dulu)
- gula jawa sesuai selera
- daun pandan secuil saja
- air dikira-kira saja dan disesuaikan dengan gula jawanya
- garam
- kelapa untuk membuat santan
- kelapa muda dipotong dadu

Alat:
- kompor
- pisau
- panci
- baskom
- saringan halus
- mangkok

Cara membuat:
- campur tepung pati garut dengan air secukupnya, lalu saring dan ambil bagian yang halusnya, sisihkan
- masukkan air+gula jawa+pandan ke dalam panci, lalu rebus sampai semua gula jawanya larut
- kompor masih dalam keaadaan menyala tapi apinya dikecilkan yak, masukkan larutan tepung pati garut tadi ke dalam rebusan air gula jawa, aduk sampai mengental. Nah, sampai tahap ini, jenang sudah jadi, dinginkan jenangnya sambil membuat pelengkapnya.
- masukkan potongan kelapa ke dalam jenang tadi
- parut kelapa, buat santan, lalu tambahkan sedikit garam agar rasanya sip
- hidangkan jenang tadi pada mangkok atau wadah lain yang layak pakai dengan diguyur santan di atasnya.....
- siap dinikmati, nyam nyam nyam!

Bubur Ingus/Jenang Umbel ini biasanya dijual di pasar tradisional jawa. Dibungkus plastik 1/4 kiloan dan dijual seharga 500-1000 rupiah. Murah meriah lho! Tapi kalau ingin lebih murah, sehat, dan dijamin kehalalannya, lebih seru kalau masak sendiri. Hehe, selamat mencoba dan menikmati ya...moga berhasil deh

NB : MAngAP foto makanan belum diikutsertakan karena lupa dijepret untuk dokumentasi. Lain kali diusahakan untuk mendokumentasikan hasil eksperimen saya (dibantu ibu tentunya) selama di dapur...tunggu tanggal mainnya!

Giuseppe Arcimboldo

Check this out!!!

List of Popular painters
William-Adolphe Bouguereau (1825 - 1905), French academic painter
Pieter Brueghel the Elder (c.1525-1569), Flemish painter
Michelangelo Buonarroti, (1475-1564), Italian sculptor and painter
Caravaggio, (1573-1610), Italian Renaissance painter
Paul Cézanne, (1839-1906), French artist
Salvador Dalí, (1904-1989), Catalan artist
Jacques Louis David, (1748-1825), French painter
Edgar Degas, (1834-1917), French painter
Thomas Gainsborough, (1727-1788), English painter
Paul Gauguin, (1848-1903), French painter
Vincent van Gogh (1853-1890), Dutch painter
Francisco Goya (1746-1828), Spanish painter and engraver
Wassily Kandinsky, (1866-1944), Russian-born artist
Edouard Manet, (1832-1883), French painter
Claude Monet, (1840-1926), French impressionist painter
Edvard Munch (1863-1944), Norwegian painter
Pablo Picasso, (1881-1973), Spanish cubist artist
Jackson Pollock, (1912-1956), US abstract expressionist painter
Raphael, (1483-1520), Italian painter
Rembrandt, (1606-1669), Dutch painter
Pierre-Auguste Renoir, (1841-1919), French impressionist painter
Norman Rockwell (1894- 1978), illustrator, painter
Peter Paul Rubens, (1577-1640), Belgian painter
Titian, (1488-1576) (Italian painter, real name Tiziano Vecelli)
Johannes Vermeer (1632-1675), Dutch painter
Leonardo da Vinci, (1452-1519), Italian painter, sculptor and inventor


Ssssssssssssssstttttttttttttttt, tapi apakah Anda tahu Giuseppe Arcimboldo?
Beliau adalah pelukis yang spesialisasinya melukis wajah dengan bahan makanan, bunga, buah, sayur, buku, dll. Seperti apakah lukisannya? Ini salah satunya:


Coba diamati baik-baik, hmmm lukisannya unik yak. Terdiri dari sayuran dan bunga yang disusun sedemikian sehingga menjadi bentuk sesosok manusia. hehe...kebanyakan lukisannya memang membentuk wajah manusia yang melambangkan musim atau tokoh-tokoh tertentu. Ingin tahu karya lainnya? Kunjungi galeri online-nya. Gratis tiket masuk dan bisa donlot karyanya untuk dijadikan wallpaper atau mencari inspirasi seni yang lain.

4/18/2010

New Smart Computational Engine

Selama ini, alah bahasanya, biasanya jika terhubung dengan internet pasti tidak bisa terlepas dengan sohib kita yang bernama bung GOOGLE. Tapi sekarang ada yang baru lho...siapa?
Ini dia, perkenalkan namanya dek Wolfram|Alpha. Beuh, namanya ribet yak, seribet cara kerjanya. Bagaimana gag ribet, hla wong cara kerjanya mirip otak manusia. Hah? coba deh dicek, tanya aja ama si adek satu ini. Jawaban dari integrate sin x dx from x=0 to pi berapa. Dalam hitungan detik, tik tok tik tok, tada! langsung dapat jawaban. Pinter kan? (jadi malu saia, padahal saia mengerjakannya perlu waktu yang lama dan belum tentu dapat jawaban yang tepat, hehe, tidak apa-apa yang penting ada usaha).

Nah, sekarang sudah tahu kan siapa dek Wolfram|Alpha ini?
Apa?
Belum tahu juga?
Ya sudahlah, PDKT dulu lah sama si dek Wolfram|Alpha dulu. Tak kenal maka ta'aruf. hohoho...supaya lebih paham tentang mesin pencari yang pintar ini. Konon kabarnya, si adek satu ini diramalkan bakal menyaingi kepopuleran bung GOOGLE dan menjadi cikal bakal computational2 engine yang lebih cerdas lagi. Wow!
Walaupun kelahirannya hampir bersamaan dengan kemunculan search engine yang bernama dek BING dari Microsoft, tapi dek Wolfram|Alpha ini lebih kontroversial karena memanfaatkan teknik Artificial Intelligence yang merupakan sebuah era baru di dunia komputasi. Bikin merinding yak...ckckckckck...


Moslem Design

Ibu2 yang cantik-cantik, ini nih mode baju muslim ala luar negeri.
Jangan mupeng ya...hehe karena model yang saya punya baru satu per sekian banyak model yang ada di "lemari" si pemilik ^^
Kalau pengen tahu si pemilik "lemari" sok ketok pintunya di sini ^^ atau lewat pintu satunya lagi di sini ^^





jadiiiii, bagi yang lagi pengen ganti model baju muslim biar gag itu itu lagi, bisa dapat banyak inspirasi di sini
selamat meNIKMATi

4/17/2010

Simply to Healthy

Ada resep baru...
Pemanfaatan Aloe Vera a.k.a lidah buaya
penasaran???
cekidot!

bahan:
-lidah buaya secukupnya
-gula jawa sesuai selera
-kelapa tua separoh batok
-daun pandan secuil saja
-garam

alat:
-baskom
-parutan
-saringan
-panci
-pisau
-kompor
-gelas

cara membuat:
-membersihkan lidah buaya, caranya:
a. kupas lidah buaya sampai bersih
b. potong dadu
c. campur garam dengan potongan dadu untuk menghilangkan lendir
d. jika dibersihkan dengan garam belum cukup, rebus sampai lidah buaya terapung
e. dinginkan potongan lidah buaya yang telah bersih tadi
-membuat gula jawa cair, caranya:
a. masukkan air, potongan daun pandan, dan gula jawa dalam panci
b. rebus sampai semua gula jawa benar-benar leleh
c. tambahkan sedikit garam saat larutan gula jawa mendidih
-membuat santan, caranya:
a. parut kelapa
b. peras parutan kelapa dengan air hangat
c. tambahkan sedikit garam pada santan tersebut

cara penyajian:
masukkan potongan lidah buaya dalam gelas, lalu tambahkan larutan gula jawa dan santan sesuai selera, lalu dinikmati sepuasnya hahahahaha

note:
resep ini sudah diuji coba di dapurnya bu Wardi a.k.a ibuku, hehe, dan hasilnya maknyus bin baik untuk kesehatan pencernaan...bagi yang punya maag boleh dicoba membuat minuman berkhasiat ini. dijamin tidak akan meracuni jika bahan yang dipakai sesuai standar kesehatan, alat yang dipakai steril, dan pengolahan yang tepat. jangan lupa baca bismillah sebelum membuat dan menikmatinya, supaya lebih manjur manfaatnya ^^.

RIO vs RAFA


made by dian


-->dalam masa pergolakan batin (beuh, hehe) saya publish beberapa isi lemari (baca:folder) lapi yang rasanya sudah sah jika ditampilkan di blog ini, hihihi...karena sudah lewat event-nya (iseng-iseng saya ikutan journalist day yang diadakan FE UI dan ini tulisan yang saya ikut sertakan, hohoho...jangan dibata ya gan tapi dikirimi cendol, ok ok

:p )

Otak Cerdas dan Kreatif khas Indonesia

Mengapa Indonesia belum masuk kategori negara maju? Jawabnya mudah, karena Indonesia belum maju alias masih berkembang. Apa parameter suatu negara dikatakan maju? Maju dapat diukur dari kualitas SDM, tingkat kemakmuran, kemantapan sistem dan kelembagaan politik dan hukum. Salah satu yang menentukan baik tidaknya SDM di suatu negara adalah kecerdasan. Selama di bangku sekolah, kita lebih banyak dikenalkan pada para ilmuan luar negeri dan jarang sekali menemukan nama orang Indonesia di buku pelajaran. Namun, sebenarnya Indonesia memiliki aset negara yang memiliki otak brilian. Siapa yang tidak mengenal Bapak B.J. Habibie dengan rumus pesawat terbangnya atau David Hartanto yang meninggal karena televisi 3D penemuaannya yang luar biasa. Sedangkan di bidang kesenian, ada Gita Gutawa dengan lagu-lagunya yang khas dengan suara soprannya dan Udjo Ngalegana dengan saung angklungnya yang terkenal hingga mancanegara. Empat orang itu barulah sample dari sekian banyak orang brilian yang ada di Indonesia. Lalu ke manakah orang cerdas dan kreatif yang lain itu? Mereka tidak kemana-mana, mereka adalah orang yang sedang membaca artikel ini, hanya saja Anda tidak pernah menyadarinya. Inilah kesalahan yang sering dilakukan bangsa Indonesia tercinta ini. Kurang perhatian terhadap apa yang sudah dimiliki dan baru menyadarinya saat negara lain mengklaim sebagai miliknya. Ingat kasus tentang pengklaiman negara Malaysia terhadap budaya Indonesia? Apakah hal yang serupa ingin terulang lagi terhadap penemuan-penemuan yang dihasilkan oleh otak brilian Indonesia? Tentu saja tidak. Lalu apa yang harus dilakukan? Perlu dipupuk rasa bangga menjadi warga negara Indonesia dan karakter untuk tidak pernah berhenti berkarya. Tidak ada salahnya memiliki rasa narsis agar tetap eksis berkarya dalam hal yang positif. Di sisi lain, pemerintah juga perlu memotivasi dengan cara apapun agar warganya merasa nyaman berkarya di rumah sendiri sehingga makin banyak karya bermanfaat yang dihasilkan.

Perlu pengakuan
Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa manusia normal membutuhkan pengakuan terhadap keberadannya di dunia ini, apalagi jika dari kemampuan yang dimilikinya mampu menghasilkan karya untuk kepentingan orang banyak. Tidak sedikit karya yang lahir dari buah pikir orang Indonesia banyak diakui oleh dunia, tapi Indonesia sendiri kurang memberi penghargaan terhadap karya yang dihasilkannya itu. Sepertinya Indonesia perlu memberikan diskon terhadap pengakuan agar karya berharga tetap menjadi milik Indonesia sehingga mampu meningkatkan kualitas SDM. Salah satu cara sederhana untuk mengakui karya itu adalah lebih menggencarkan publikasi prestasi atau karya melalui media, baik cetak maupun elektronik. Lebih baik memberitakan keberhasilan dalam berkarya untuk meningkatkan motivasi daripada memenuhi media dengan beragam berita negatif. Efek dari pelitnya pengakuan di negara sendiri ini adalah banyak anak bangsa yang lebih memilih ke negara tetangga untuk mendapatkan pengakuan dan banyak muncul kreativitas negatif yang justru menurunkan kualitas SDM Indonesia. Buktinya, Pak Habibie lebih memilih tinggal di Jerman daripada di Indonesia. Banyak artis yang justru lebih banyak berlomba-lomba pamer kemolekan tubuh yang lebih banyak bertentangan dengan kepribadian bangsa ini demi tetap eksis dan mendapatkan pengakuan publik daripada berlomba meningkatkan kualitas karya seni yang digelutinya.
Jadi, apakah Anda masih berpikir bahwa SDM Indonesia itu rendah? Jika Anda masih beranggapan bahwa SDM kita kalah dari negara sekelas Amerika, tentu Anda salah besar. SDM Indonesia sebenarnya cerdas dan kreatif. Buktinya Indonesia memiliki beragam budaya di tiap daerah, beragam penemuan yang bermanfaat, dan prestasi yang mencengangkan dunia. Dari mana semua itu bisa muncul jika tidak dimulai dari berpikir menggunakan otak yang cerdas dan kreatif.

Journalist Day @ UI