6/22/2014

Ada apa di Kabupaten Karanganyar?

Menurut hemat saya, saya udah memperkenalkan diri tapi belum pernah memperkenalkan asal daerah saya, Kabupaten Karanganyar, yang agak kurang nge-hits dibanding kota tetangga, Solo.
sumber: http://www.promojateng-pemprovjateng.com/peta/karanganyar.gif
Kabupaten Karanganyar terletak di sebelah timur Kota Solo (Surakarta) tapi ya itu gag seterkenal Kota Solo. Bahkan tak jarang yang menganggap Karanganyar itu masih bagian dari Kota Solo *sigh*, padahal udah beda wilayah. Gag sedikit pula para perantau asal Karanganyar yang lebih suka "ngaku" berasal dari Solo daripada Karanganyar karena gag sedikit pula respon orang mendengar Karanganyar adalah "hah?itu di mana?" atau "Jawa mana tuh?". Seriusan jeng! Selama merantau kuliah di Bintaro dan kerja di Jakarta, tiap orang yang saya kasih tau asal daerah saya mereka memberikan respon semacam itu dan baru ngeh kalau saya nyeletuk "Karanganyar itu timurnya Solo" dan rata-rata mereka akan merespon "Oh Solo". Plak!!! Dalam hati saya ngomel, Karanganyar woy bukan Solo!
Oke, jadi karena Kabupaten Karanganyar masih belum terkenal, saya pengen pamerin nih tempat kelahiran saya. Ada apa aja di Kabupaten Karanganyar? (Ada saya tentunya, haha!)
1. Makam mantan presiden Soeharto
Astana Giribangun adalah nama kompleks pemakaman keluarga ex-presiden kedua Indonesia yang ada di Kecamatan Matesih. Saya pernah ke sana sekali pas masih jaman remaja (halah) untuk numpang solat doang karena masjidnya di sana adeeem banget. Dan belum pernah menyengajakan diri untuk ziarah sih, hehe, jadi gapunya poto-potonya. Tapi, kalau pengen tau gambaran lokasi pemakaman yang menurut saya bergaya ala makam keraton milik keluarga Cendana ini bisa diintip di buku "Tiga Manula Jalan-jalan ke Selatan Jawa" karya om Benny Rachmadi (sumber: Goodreads ).

2. Candi "Couple"
Candi aja ada pasangannya loh! Tapi sebenarnya ini cuma julukan aja sih karena di Karanganyar ada dua buah candi yang unik. Keunikannya adalah Candi Sukuh memiliki simbol alat kelamin wanita dan Candi Cetho memiliki simbol alat kelamin pria. Bahkan Candi Sukuh telah diusulkan ke UNESCO untuk menjadi salah satu Situs Warisan Dunia sejak tahun 1995. Nah! Jadi, kalau UNESCO aja tau Candi Sukuh yang ada di Karanganyar masa orang Indonesia gatau. hehehe! Proud to be Karanganyarians *eh seenaknya sendiri bikin istilah*
Candi Sukuh
Candi ini terletak di Kecamatan Ngargoyoso. Jalanan masuk ke sana khas jalanan gunung yang meliuk dan menanjak tapi seru. Jika berkunjung ke Candi Sukuh hampir dipastikan ketemu bule. Banyak wisatawan asing yang penasaran sama candi ini karena mirip dengan bangunan Chichén Itzá yang ada di Meksiko. Pasti tau dong bangunan piramid yang di Mexico itu, dan ternyata Indonesia juga punya Candi Sukuh yang ada di Karanganyar ini.

Lambang alat kelamin wanita

Candi Cetho
Lokasinya lebih naik daripada Candi Sukuh karena Candi Cetho berada di Kecamatan Jenawi. Kebetulan pas ke sana cuaca berawan jadi kaya menempuh perjalanan menuju awan karena lokasi candinya beneran ketutup awan. Pas di sana pun berkabut gitu suasananya. Kalau ke sana pasti berasa kaya di Bali karena kental sama suasana Hindu dan candi ini memang digunakan untuk beribadah agama Hindu.


Patung Saraswati yang didatangkan langsung dari Pulau Bali

lambang alat kelamin pria
3. Air terjun
Di Karanganyar ada beberapa lokasi air terjun yang ramai dikunjungi. Paling ramai adalah air terjun Grojogan Sewu di Kecamatan Tawangmangu. Terakhir ke sana pas SMA dan udah bosen ke sana saking seringnya. hahaha. Selain itu juga karena lokasi wisata ini sudah tidak sebersih jaman saya masih piyik. Terakhir ke sana agak kotor emang. Selain Grojogan Sewu juga ada air terjun Jumog di Kecamatan Ngargoyoso. Nah, air terjun ini masih lebih bersih daripada Grojogan Sewu. Dulu waktu SMA, saya Persami di sebuah lapangan yang deket sama air terjun Jumog ini. Tapi gapunya dokumentasinya. hahaha.

4. Gunung Lawu
Gunung Lawu adalah icon dari Kabupaten Karanganyar. Nama gunung ini dijadikan nama kereta Argo Lawu dan jalan utama di Karanganyar yaitu Jalan Lawu. Gunung ini berada di paling timur Kabupaten Karanganyar dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Magetan (Jawa Timur). Dua tahun lalu saya bersama kakak sepupu, adek, dan ponakan motoran di gunung ini lewat jalan tembus Jawa Tengah-Jawa Timur yang membelah Gunung Lawu ini. Kebetulan momennya pas banget waktu itu awal tahun 2012. Gag sedikit emang yang melakukan aktivitas pergantian tahun di Gunung Lawu. Mulai dari hiking, camping, nginep di villa yang banyak dijumpai di sana, sampai sekedar motoran dan berhenti di tengah jalan perbatasan Jawa Tengah-Jawa Timur untuk melihat matahari awal tahun baru seperti keluarga saya *ceileh*. Kebanyakan tempat wisata di Karanganyar (termasuk yang sudah saya sebutkan) memang ada di Gunung Lawu ini. Kalau boleh dianalogikan, Gunung Lawu ini semacam puncak yang ada di Bogor. Buat yang mau honeymoon di Gunung Lawu bisa banget karena di sana banyak penginapan (hotel, villa) dan objek wisata alamnya sangat bener-bener bikin fresh.
Atas-Bawah: Putut si adek saya, Rio si ponakan 1, Rafa si ponakan 2 (saya yang motoin, hehe)

Sebenarnya masih ada tempat menarik lagi yang ada di Karanganyar, tapi keempat lokasi itu adalah yang paling gampang diinget tentang Karanganyar.
Kalau mau ke Karanganyar aksesnya sekarang gampang banget. bisa dari Solo atau Magetan. Dan biasanya Grojogan Sewu itu masuk daftar kunjungan kalau ikut paket wisata dari Solo *pernah baca brosurnya*.
Trus kalo udah sampai di Karanganyar, makannya gimana? weits santai jeng di sini banyak makanan dan murah meriah. Kapan-kapan saya posting makanan yang terkenal di Karanganyar. Tapi, kalau udah gag sabar bin penasaran banget mending datang aja langsung ke Karanganyar ;p

-Dian-